Wilujeng Sumping Di "Media" na Urang Sunda

Bissmillahirrochmaanirrochiim. Sadayana Wartawan Media Soara Sukapura Indonesian Online News di Bahanan Kartu Identitas (Id Car) sareng di larang ngalanggar kana Kode Etik Journalistik Indonesia Sareng kedah Taat Tumut kana UUD 1945 sareng tunduk dina Aturan UU No 40 Tahun 1999 ( kanggo Pers Journalis Indonesia) sareng ka simpatisan ( Nara Sumber) di larang masihan barang , boh bilih aya Fitnah anu teu di harepkeun.

Rabu, 21 September 2011

JALAN RAYA CIKEUSAL-LEUWIDULANG 98% HANCUR TOTAL

Keberadaan Jalan Raya Cikeusal-Leuwidulang ( Doc.SR)
Kabupaten Tasikmalaya SR.
Infrastruktur Jalan di Kabupaten Tasikmalaya tetap jadi sorotan Publik , dari berbagai kalangan , terus mempertanyakan kebijakan Pemerintah Pusat maupun Daerah . 85% Infrastruktur di Wilayah Kabupaten Tasikmalaya jelas "Hancur" dan sudah tidak laik lagi di lalui kendaraan (Roda Dua maupun Roda Empat).
Salah sebuah Jalan terparah ( Hancur) adalah jalan Raya Cikeusal - Leuwidulang.
Jalan Desa Cikeusal Kecamatan Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya tersebut tembusannya ke Jalan Raya Leuwidulang Kecamatan Sodonghilir, jalan itu layak di sebut jalan " Bak di Pedalaman Pulau Sumatra " karena seperti pantauan SR di lapangan , sewaktu SR me-lawat Desa-Desa tersebut , kelihatan batu-batu (Koral) di jalan yang dulunya pernah (Mengenyam) peng-aspalan jalan (12-Tahun ke belakang) , berserakan dan bahkan jalan yang sering di lalui kendaraan berkatagori Berat itu ( misalnya Truck pengangkut Kayu) sering terjadi kecelakaan , dan kendaraan Truk sering " Ngoseh" mogok tidak bisa jalan kembali.
Keadaan Jalan tersebut, menyebabkan "Trauma" berkepanjangan bagi masyarakat karena sering terjadinya kecelakan-kecelakan ( Berkatagori Berat)  apalagi bila Hujan mengguyur Wilayah nya kecelakan tersebut diantaranya sering tergelincirnya pengendara Kendaran Bermotor ketika Masyarakat ber-aktifitas     , dan masyarakat di Antara Dua Kecamatan yang berbatasan langsung itu ( Kecamatan Sodonghilir & Kec. Tanjungjaya) telah Prustasi , apabila di pinta Komentarnya oleh ( Tamu-Tamu) dari daerah perkotaan misalnya.
" Sama,sekali tidak ada , bahasan tentang perbaikan  jalan Raya di daerah kami ini, ..!!" Ujar Perangkat Desa Cikeusal berkomentar "sederhana" tentang ke-adaan Jalan Raya Desanya tercinta.
Warga Masyarakat Di Dua Kecamatan yang biasa tiap hari menggunakan " Sarana" jalan Jelek tersebut berkomentar pedas dalam menyikapi ke-adaan jalan Rayanya tersebut " Pemerintah , telah melupakan kewajibannya , dalam mensikapi jalan Raya Desa kami ini " Ujar Bu Atik salah se-orang tukang warung di Pinggir jalan Raya Leuwidulang kepada SR.
Penyikapan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya untuk Anggaran 2011 ini, terasa kurang , karena belum tersentuhnya "Skala" Prioritas kebutuhan Masyarakat (Rakyat Kabupaten Tasikmalaya) , dan entah sampai kapan keluhan-keluhan Masyarakat di tanggapi serius..!! ( Rizal)   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar